Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebutkan, hingga Oktober 2018 terdapat 1.999 kejadian bencana. Hal ini tentunya belum termasuk musibah tsunami di Selat Sunda yang terjadi pada akhir Desember 2018 silam.

Dampak dari bencana yang terjadi selama 2018 pun tak main-main. Ribuan orang meninggal dunia dan dilaporkan hilang, belasan ribu orang luka-luka, sekitar tiga juta jiwa terdampak bencana mengungsi karena 339.969 rumah rusak berat, 7.810 rumah rusak sedang, 20.608 rumah rusak ringan, serta ribuan fasilitas umum yang rusak.

Ini adalah resiko hidup di negeri cincin api, dimana gempa bumi serta letusan gunung berapi kerap terjadi. Karena hampir 90% dari gempa bumi di seluruh dunia dan 81% gempa bumi dengan goncangan terbesar terjadi di wilayah cincin api ini. Salah satu wilayahnya adalah sabuk Alpide yang membentang dari Jawa ke Sumatra, yang merupakan daerah dengan 17% tingkat goncangan gempa terbesar di dunia.

Belum lagi bencana banjir bandang, tsunami, longsor, kebakaran hutan, kekeringan, dan sebagainya. Beragam bencana inilah yang harus diwaspadai bersama, dan kita wajib bersiap siaga dalam menghadapinya pada 2019 ke depan.

Salah satu persiapan dalam menghadapi bencana alam yang kerap terjadi di Indonesia adalah dengan mempersiapkan tas siaga bencana.

Apa saja isinya? Berikut isi tas siaga bencana seperti yang direkomendasikan BNPB di dalam buku sakunya:

1. Air minum untuk tiga hingga 10 hari
2. Makanan untuk tiga hingga 10 hari
3. Obat Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K)
4. Obat-obatan pribadi
5. Lampu senter (dan ekstra baterai)
6. Radio (dan ekstra baterai)
7. Sejumlah uang dan dokumen penting (sertifikat kelahiran, sertifikat tanah/rumah, ijazah, dokumen asuransi, surat kepemilikan aset, dan sebagainya).
8. Pakaian, jaket, dan sepatu.
9. Peralatan (peluit, sarung tangan, selotip, pisau serbaguna, masker, pelindung kepala).
10. Pembersih higienis (tisu basah, hand sanitizer, perlengkapan mandi)

Tas siaga bencana ini merupakan sebuah ikhtiar dalam menghadapi musibah bencana alam, meski pada akhirnya kita sebagai orang beriman akan berserah diri kepada Allah SWT serta memohon perlindungan-Nya.

 

SEDEKAH POPULER

Beasiswa Pendidikan Untuk Anak-anak Almarhumah Dwi

oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Almarhumah meninggalkan tiga orang anak. Dua diantara mereka masih duduk dibangku SMP dan si kecil Alisa baru berusia empat tahun.

0%
Rp. 0
31 Hari lagi
 
SEDEKAH

Bantu Korban Banjir di Sulawesi Selatan

oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Keenam wilayah tersebut adalah kabupaten Gowa, kota Makassar, kabupaten Maros, kabupaten Pangkep, kabupaten Barru dan kabupaten Soppeng.

3.46%
Rp. 1.730.000
14 Hari lagi
 
SEDEKAH

Bersama Hadirkan Grha Tahfidz di Medan

oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Sejak kehadirannya pertama kali di Yogyakarta, Grha Tahfidz Daarul Qur’an menjadi primadona di seluruh kalangan sebagai tempat untuk belajar Al-Qur’an

0%
Rp. 900.000
730 Hari lagi
 
SEDEKAH

ARTIKEL TERBARU