Mobile Qur'an Jelajah Nusantara

  • TerkumpulRp 8.264.644
Batas WaktuOpen Donation
Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser

Program Oleh
Sedekah Online
Terverifikasi

Martin (12), bocah gempal kelas 5 SD yang hidup di pesisir Pantai Sipelot, Malang, Jawa Timur ini terlihat sangat antusias saat tim PPPA Daarul Quran tiba di kampungnya dengan aksi Mobile Quran (Moqu). 

Lokasi tempat tinggalnya yang sangat minim akses, membuatnya jauh dari perkembangan ilmu dan pengetahuan. Kira-kira butuh 4 jam perjalanan untuk menuju Kota Malang dari kampungnya. Itu pun ia harus melewati medan jalanan berlubang, berkelok-kelok, dan tanjakan curam di sisi jurang.

Sulitnya akses membuat Martin dan puluhan teman sepantarannya hanya mampu mengakses pendidikan lokal. Termasuk dalam pendidikan agama. Jangankan mengenal tahfidzul Qur’an, bahkan Martin pun tidak mendapat pendidikan membaca Al-Qur’an di sekolahnya. Orang tuanya non-muslim, dan Martin adalah satu-satunya muslim di keluarganya.

Mereka adalah anak-anak cerdas, dalam satu kali aksi sudah mampu menghafal Surah Ar Rahman ayat 1-5. Juga memahami, keutamaan menjadi penghafal Al-Qur’an yang sebelumnya asing di lingkungan mereka sendiri. Kini Martin dan puluhan teman-temannya sudah sangat akrab dengan rutinitas menghafal Al-Qur’an bersama Ustadz Choirul ,Pendamping Program Kampung Qur’an yang tinggal di Sipelot.

Yuk, dukung Mobile Qur’an untuk bisa menebarkan dakwah hingga ke pelosok negeri.

Untuk Mendukung Program Ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG".
2. Masukkan "NOMINAL" yang anda inginkan dan "Sertakan Doa terbaik Anda".
3. Pastikan Anda sudah mengisi “FORM DATA” yang tersedia dengan benar.
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, BNI Syariah, Virtual Account dan Paytren) dan jika sudah login bisa medapatkan "kemudahan dalam bertransaksi"
5. Lakukan “transfer sesuai dengan Informasi yang terdapat di invoice” yang dikirim melalui email atau sms.

Note :

*Jika menggunakan metode pembayaran Virtual Account diharapkan melalukan pembayaran sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
** Pastikan email Daarul Qur'an dan Sedekah Online berada di "kotak masuk/primary Anda" untuk mendapatkan update laporan program melalui email.
***Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan" atau email ke [email protected]

Beritahu Program ini kepada Teman Lewat :

Gerilya Mobile Qur'an di Pelosok Nusantara

SOBat, bulan suci Ramadan akan segera tiba kurang dari tiga bulan ke depan. Jelang bulan penuh rahmat itu, Mobile Qur'an (Moqu) PPPA Daarul Qur'an semakin menggencarkan aksinya, mulai dari Jawa Barat, Sumatera bahkan hingga Sulawesi.

Misalnya saja pada Selasa (4/2) lalu kala Mobile Qur'an hadir di Tasikmalaya, Jawa Barat, tepatnya di Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Kota Tasikmalaya. Saat itu, Kak Boim, trainer Moqu yang sekaligus seorang hafizh Qur'an dan imam muda Masjid Al-Mansur, Bandung, menjelaskan nikmatnya menjadi seorang penghafal Al-Qur'an.

Salah satu kenikmatannya adalah dapat meraih impian dengan bermodal Al-Qur'an. "InsyaAllah, kalau kita jadi penghafal Al-Qur'an, apa yang kita mau bisa kita dapatkan. Salah satunya rekan saya, bisa kuliah kedokteran gratis, hanya bermodal menghafalkan Al-Qur'an," ujar Kak Boim.

Selain itu, pada 5-7 Februari lalu, Mobile Qur'an pun hadir di 10 titik Sekolah Dasar di sekitar Palembang, Ogan Ilir, dan berbagai wilayah di Sumatera Selatan. Kak Bebe, trainer Moqu yang bertugas kala itu mengisahkan tentang Nabi Muhammad sebagai tauladan manusia.

Tidak sedikit dari anak-anak yang terharu dengan kisah yang dibawakan oleh Kak Bebe. Terlebih, Mobile Qur'an sudah mencuri hati anak-anak di sekitar Sumatera Selatan dan kehadirannya selalu dinanti oleh mereka.

Tak berhenti di sana, Mobile Qur'an juga berkelana hingga ke Sulawesi Selatan, tepatnya di Kabupaten Takalar, pada Selasa (21/2). Kali ini, Mobile Qur'an menyapa 40 santri dari TK/TPA Al-Mu'minun Dampang Ko'mara.

Jarak yang cukup jauh bahkan hingga 70 KM dari kantor cabang PPPA Daarul Qur'an Makassar, juga disertai akses jalan yang rusak tidak menciutkan niat Mobile Qur'an. Semua itu demi menyebarkan virus tahfidzul Qur'an kepada anak-anak di Indonesia agar semakin mencintai Al-Qur'an.

Tidak lupa, seusai aksi, Mobile Qur'an membagikan Iqra kepada para santri. Sebab, sebagian dari mereka harus meminjam Iqra temannya untuk bisa mengaji bersama.

Gerilya Mobile Qur'an akan terus berlanjut ke berbagai wilayah di tanah air. Kami mengajak SObat, untuk mendukung program ini. Semoga segala amal kebaikan kita diterima dan dilipatgandakan oleh Allah. Aamiin.

Derap langkah kaki-kaki kecil mulai terdengar kompak saling bersusulan. Penuh semangat lagi antusias para siswa MI Nasyril Islamiyah berlarian menuju musala sekolah. Tempat dimana aksi Mobile Qur'an (MOQU) akan dilakukan pada Kamis (12/09).

Benar saja, dalam waktu beberapa menit para siswa dari kelas I sampai VI telah berkumpul memenuhi musala dan menyambut Kak Bebe serta tim MOQU lainnya. Kak Bebe membawakan cerita tentang kisah Hijrah Rasulullah SAW dari Mekah ke Madinah.

Dengan penuh rasa ingin tahu anak-anak tampak khusyuk menyimak cerita Kak Bebe. Tak jarang juga terdengar gelak tawa dari para murid ketika Kak Bebe menirukan suara hewan ataupun membuat candaan.

"Kegiatan ini sangat bagus dan berguna sekali. Sebelumnya kami tidak tahu story telling itu seperti apa. Melalui kegiatan ini kami akhirnya mendapat inspirasi. Terimakasih Daarul Qur'an. Kami berharap tim Moqu akan kesini lagi, setiap 3 bulan sekali mungkin," tutur Ibu Afri, salah satu guru di MI Nasyril Islamiyah yang terletak di Kota Palembang, Sumatera Selatan.

Selain melakukan aksi Mobile Qur'an, PPPA Daarul Qur'an Palembang juga menyalurkan gunting kuku kepada MI Nasyril Islam untuk digunakan anak-anak pada hari Jum'at. Kehadiran MOQU menjadi kebahagiaan tersendiri bagi mereka mengingat di sekolah ini anak-anaknya berasal dari keluarga menengah ke bawah dan belum pernah ada aksi seperti ini sebelumnya.

“Melalui Mobile Qur'an, PPPA Daarul Qur'an berikhtiar menjangkau daerah-daerah di Sumatera Selatan dalam mensyiarkan ayat-ayat Al-Qur'an dan kisah teladan dari Nabi dan rasul,” ujar Pimpinan PPPA Daarul Qur’an Palembang, Dwi Frihanto. (siti/ara)