Kisah si Pengantar Jenazah

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

“Alasan warga sekitar karena ia seorang pendatang” tutur Rojali petugas layanan Ambulance PPPA Daarul Quran.

9%
Rp. 2.250.000
20
12 hari Lagi
SHARE

 

Sudah menjadi kebiasaan jika ada seseorang yang meninggal maka para tetangga dan kerabat dekat berkumpul datang bertakziyah (melayat). Tidak sekedar itu mereka juga membantu melayani jenazah hingga ke liang lahat. Terlebih seorang muslim yang melekat kewajiban terhadap saudaranya yang meninggal yakni; memandikan, mengkafani, menshalatkan, memakamkan.

Tapi yang dialami oleh almarhum Sugiharto (60) sangat memilukan. Saat ia meninggal rumahnya sepi. Hanya ada segelintir orang saja. Tidak ada yang mengajikan.  Mayatnya hanya diurus anak dan menantunya.


(Sumber : Dokumentasi Mobil Ambulans Siaga bencana PPPA Daarul Qur'an)

“Alasan warga sekitar karena ia seorang pendatang” tutur Rojali petugas layanan Ambulance PPPA Daarul Quran.

Rojali mengatakan awalnya ia mendapat panggilan telepon yang mengabarkan ada warga di sebuah daerah di Tangerang yang meninggal dan butuh bantuan layanan ambulance. Ia terkaget saat tiba dilokasi tidak ada keramean seperti layaknya ada yang berduka.

“Sepi aja. Hanya ada beberapa orang sedang duduk di bangku plastik”

Akhirnya, Rojali berinisiatif menanyakan kepada keluarga untuk membantu melayani jenazah. Ia segera menyiapkan peralatan untuk memandikan jenazah dan kain kafan. Tidak lupa ia juga menyiapkan persyaratan administrasif untuk pemakaman.

Sesudah mayat dimandikan dan dikafankan kisah pilu terjadi lagi saat hendak menyalatkan jenazah. Rojali menanyakan dimana jenazah hendak dishalatkan. Ia mendapat jawaban yang mengagetkan dari salah satu pelayat yang datang.

“Shalatkan disini aja pak” kata salah seorang yang ada dilokasi menunjuk halaman rumah almarhum.

“Heh, ini mayat manusia yang butuh penghormatan. Masih ada masjid atau mushola di sekitar sini, kan?” tegas Rojali.

Ia pun akhirnya mencari mushola disekitar lokasi. Akhirnya ia menemukan sebuah mushola dan meminta ijin kepada warga yang sedang berbincang untuk melaksanakan shalat jenazah. Ijin diberikan tapi para warga yang ada di sekitar mushola tetap duduk tidak beranjak untuk melaksanakan shalat jenazah.

Rojali pun mengaku baru mendapatkan pengalaman seperti ini. Selama ia melayani jenazah biasanya bantuan dari tetangga atau kerabat terdekat sangat baik.

Selain memberikan bantuan ambulance secara gratis kepada masyarakat yang membutuhkan petugas ambulance PPPA juga dibekali dengan kemampuan untuk mengurus jenazah jka sewaktu-waktu dibutuhkan oleh warga.

Cara Bersedekah :
1. Klik "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih Menu Nominal dengan klik tanda panah bawah
3. Sertakan Doa untuk diri Anda ataupun Program yang sedang berlangsung
4. Isi kolom yang sudah disediakan
5. Pilih metode pembayaran Bank BCA/BRI/Mandiri/BNI Syariah atau Dompet sedekah jika sudah melakukan Login
6. Dapatkan laporan via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda

Rp. 100.000

Hamba Allah
18 October 17


Rp. 500.000

Hamba Allah
13 October 17

Ya Allah .... semoga dimudahkan dan dilancarkan program kni kepada yang membutuhkan ... Ya Allah .. ampunilah dan sayangi kedua orangtua kami masukkan mereka kedalam surga-Mu... Ampuni segala kesalahan kami, berilah terus kepada kami hidayahMu agar kami bisa menjadi ahli ibadah dimudahkan dan dilancarkan segala kebutuhan kami serta selamat didunia dan akhirat ..lemahlembutkan hati istriku mudahkan dan lancarkan segala kebutuhannya dan selalu diberi hidayah untuk menuju surgaMu...jadikanlah anak2 kami menjadi anak yang sholeh mandiri kuat berjiwa pemimpin dihatinua serta menjadi kebanggaan agama,orangtua dan negaranya...Aamiin YRA


Rp. 100.000

muhamad rivai
13 October 17


Rp. 50.000

Hamba Allah
13 October 17

Ya Allah Ya Rab yang maha mengetahui, terimalah dari kami ini semoga dapat meringankan beban bagi yang membutuhkan. Teriring doa untuk kedua orang tua, mertua, Suami, anak-anak kami, serta saudara-saudara kami kaum muslimin. Hamba mohon perlindungan dan kasih sayang Mu .. Ya Allah. Aamiin ya Robbal Alamiin


Rp. 500.000

Hamba Allah
13 October 17

smoga almarhum suami, sutrisno bin sarman diampuni segala dosanya dan diterima amalannya, smoga Allah menjadikan dua buah hatiku Farel dan Satria menjadi anak yg sholeh dan hafiz qur'an. Smoga ambulan PPPA dpt membantu pengurusan jenazah bagi org2 yg tidak mampu


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE