Dukung Dakwah Program Qur’an Call

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Tak Ada Alasan untuk Tidak Belajar Al Qur'an, solusi untuk masyarakat yang tidak sempat menyisihkan waktu belajar Al Qur'an

3.37%
Rp. 1.683.619
22
14 Hari lagi
SHARE

 

Qur'an Call terus berinovasi untuk melayani masyarakat yang ingin belajar membaca dan menghaflkan Alqur'an. Sejak 2016 lalu, sudah banyak program yang digulirkan guna menyesuaikan kebutuhan jamaah.

Manager Qur'an Call Herno Very menyebut ada sejumlah program yang menjadi inovasi terbaru layanan belajar Qur’an melalui telepon bebasbiaya ini. "Beberapa bulan terakhir ini, kami menjalankan berbagai kurikulum atau materi diantaranya Tajwid Ceria, Program Tajwid Maximal (Pertamax) dan Intensif base 6," ujarnya.

Lelaki yang akrab dipanggil Very ini melanjutkan, bahwa ia ingin memfokuskan jamaah agar hanya dibimbing satu pengajar. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir telepon yang tertolak akibat banyaknya penelpon dalam satu waktu.

Dalam program Intensif Base 6, santri difasilitasi grup WhatsApp untuk penyampaian materi dan diskusi. Peserta yang diperbolehkan bergabung dibatasi hingaa 50 orang. Dengan grup ikhwan dan akhwat dipisah. "Mereka diberikan waktu untuk menelpon lebih lama dari regular, yaitu 15 menit. Sedangkan regular 10 menit," ujar Very.

Materi yang disampaikan dalam program Intensif Base 6 ini bervariatif dan berbeda setiap harinya. Terdiri dari 18 materi selama 20 kali pertemuan online. Dilengkapi pula dengan review dan hasil yang dicapai jamaah dari program ini.

Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan, akan terus diadakan pengembangan, terutama di jadwal belajar. Kedepannya, pengajar dapat menerima telepon dalam satu hari maksimal sebanyak 30 kali. "Kami akan terus mengajak jamaah untuk lebih istiqamah belajar Alqur'an, khususnya di Qur'an Call. Selain itu kami juga mengajak mereka untuk menambah riyadhoh sedekah sebagai pelengkapnya," tukas Very.

Qur’an Call dibentuk guna memudahkan masyarakat belajar dan menghafal Alqur’an secara gratis melalui sambungan telepon. Kehadirannya mampu dijangkau masyarakat muslim dari berbagai daerah di Indonesia.

Layanan ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang terhalang kesibukan pekerjaan dan tak memiliki waktu atau pengajar yang cocok. Melalui Qur’an Call mereka tetap dapat belajar dan menghafal Alqur’an lintas batas tanpa harus bertemu dan bertatap muka.

“Bagi yang ingin bergabung menjadi santri Qur’an Call, silahkan hubungi 0800 1500 311 untuk pendaftaran dan langsung mendapatkan bimbingan,” ucap Fina.

Untuk Mendukung Program ini Caranya :
1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi form yang sudah tersedia dengan benar
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, Mandiri, BNI Syariah dan BNI Virtual Account) dan jika sudah login bisa menikmati fasilitas "Komitmen Sedekah"
5. Transfer sesuai dengan kode unik yang terdapat di invoice yang sudah dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran BNI Virtual Account diharapkan sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Dapatkan update laporan program via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda.
(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

Update 2, Program Intensif Qur'an Call


Dokumentasi : Aktifitas Qur'an Call

Untuk memfasilitasi jamaah yang masih belajar tahsin, Qur'an Call menyediakan program intensif yang telah bergulir tiga bulan terakhir dengan kurikulum terbaru. Meski sudah berjalan cukup lama, program ini selalu mengupgrade kurikulumnya guna menyesuaikan kondisi terkini.

“Program ini kami khususkan untuk santri-santri yang tajwidnya belum sempurna, jadi kalau sudah bisa masuk kelas hafalan, maka tidak kami masukkan ke program intensif, tapi ke regular," ujar Manager Qur’an Call Herno Very di Kantor Pusat PPPA Daarul Qur’an, Ciledug, Tangerang, Senin (5/10).

Ia mengatakan, para jamaah tersebut akan tergabung dalam satu grup WhatsApp agar perkembangan lebih terpantau. Total jamaah pada tiap grupnya 30 orang. "Jadi, yang akhwat dengan pengajar akhwat, dan ikhwan dengan pengajar ikhwan. Karena grup tersebut terpisah," ucapnya.

Selain belajar Alqur'an, para jamaah pun diajak mendawamkan salah satu DAQU Method, yaitu bersedekah. Informasi tersebut disampaikan oleh para pengajar. "Tak jarang, ada jamaah yang dengan sendirinya mengajukan diri untuk bersedekah," tutur Very menambahkan.

Ia berharap program ini dapat menebar manfaat kepada jamaah Qur'an Call, khususnya yang masih belajar tahsin sehingga lekas masuk ke dalam kelas tahfizh. “Bagi jemaah dan donatur yang ingin mendukung program ini bisa langsung berdonasi di sedekahonline.com,” ucap Very.

 

Update 1, Inovasi Terbaru Qur'an Call


Dokumentasi : Aktifitas Qur'an Call

Qur'an Call terus berinovasi untuk melayani masyarakat yang ingin belajar membaca dan menghaflkan Alqur'an. Sejak 2016 lalu, sudah banyak program yang digulirkan guna menyesuaikan kebutuhan jamaah.

Manager Qur'an Call Herno Very menyebut ada sejumlah program yang menjadi inovasi terbaru layanan belajar Qur’an melalui telepon bebasbiaya ini. "Beberapa bulan terakhir ini, kami menjalankan berbagai kurikulum atau materi diantaranya Tajwid Ceria, Program Tajwid Maximal (Pertamax) dan Intensif base 6," ujarnya.

Lelaki yang akrab dipanggil Very ini melanjutkan, bahwa ia ingin memfokuskan jamaah agar hanya dibimbing satu pengajar. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir telepon yang tertolak akibat banyaknya penelpon dalam satu waktu.

Dalam program Intensif Base 6, santri difasilitasi grup WhatsApp untuk penyampaian materi dan diskusi. Peserta yang diperbolehkan bergabung dibatasi hingaa 50 orang. Dengan grup ikhwan dan akhwat dipisah. "Mereka diberikan waktu untuk menelpon lebih lama dari regular, yaitu 15 menit. Sedangkan regular 10 menit," ujar Very.

Materi yang disampaikan dalam program Intensif Base 6 ini bervariatif dan berbeda setiap harinya. Terdiri dari 18 materi selama 20 kali pertemuan online. Dilengkapi pula dengan review dan hasil yang dicapai jamaah dari program ini.

Ia menjelaskan bahwa secara keseluruhan, akan terus diadakan pengembangan, terutama di jadwal belajar. Kedepannya, pengajar dapat menerima telepon dalam satu hari maksimal sebanyak 30 kali. "Kami akan terus mengajak jamaah untuk lebih istiqamah belajar Alqur'an, khususnya di Qur'an Call. Selain itu kami juga mengajak mereka untuk menambah riyadhoh sedekah sebagai pelengkapnya," tukas Very.

Qur’an Call dibentuk guna memudahkan masyarakat belajar dan menghafal Alqur’an secara gratis melalui sambungan telepon. Kehadirannya mampu dijangkau masyarakat muslim dari berbagai daerah di Indonesia.

Layanan ini hadir sebagai solusi bagi masyarakat yang terhalang kesibukan pekerjaan dan tak memiliki waktu atau pengajar yang cocok. Melalui Qur’an Call mereka tetap dapat belajar dan menghafal Al Qur’an lintas batas tanpa harus bertemu dan bertatap muka.

50.000

Hamba Allah
16 November 18

Semoga penghafal quran istiqomah hingga akhir hayat aamiin


50.000

Hamba Allah
16 November 18


100.000

Nurharda Lufthansa
16 November 18

Semoga bisa menjadi amal jariyah yang manfaat untuk kehidupan dunia akhirat. Dan mudah2an sedekah ini bisa bantu memfasilitasi kebutuhan masyarakat untuk belajar al Quran ♥️


50.000

Astri Upik
16 November 18

Ya Alloh..berikanlah kami kesehatan, kemudahan, kelancaran rezeki dan selalu dalam lindungan MU Ya Rabb. Amin


100.000

Dedy Bagus Setiyawan Irmansyah
16 November 18

Semoga segala hajat kami sekeluarga di kabul kan ALLAH SWT...dan semoga seluruh kaum muslim di lindungi oleh ALLAH SWT.... Aamiin....Aamiin...Aamiin...yarobbal alamin.....


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE