Dakwah 1000 Guru Qur'an di Pelosok Negeri

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Guru ngaji yang selama bertahun-tahun mampu menaungi 60 santri untuk belajar dan menghafal Al Qur’an setiap sore di gubug sederhana miliknya

66.3%
Rp. 33.149.565
106
13 Hari lagi
SHARE

 

Zahid Mursidi (33) adalah seorang guru ngaji yang selama bertahun-tahun mampu menaungi 60 santri untuk belajar dan menghafal  al-qur’an setiap sore di gubug sederhana miliknya, bersama istri dan kedua anaknya.


(Dokumentasi : Ustadz Zahid Mursidi )

Pengabdian mengajar yang tanpa bayaran sepeserpun ini berawal ketika Ustadz Mursidi bersama istrinya kembali ke kampung halaman pada tahun 2009, di dusun Trisakti, desa Karangrejo, kecamatan Jati Agung, Kabupaten lampung Selatan. Sambil mengajar, ustadz Mursidi nyambi menggarap sawah warga sekitar yang hasilnya tak seberapa, untuk menghidupi keluarganya.

Hidup dengan ekonomi rendah tak membuat gentar semangat ustadz Mursidi dalam mengajarkan al-qur’an. "Saya hanya melanjutkan apa yang telah dilakukan oleh almarhum ayah saya, yang telah mengajar ngaji anak-anak disini, sejak dulu tanpa menerima bayaran dari siapapun," papar Ustadz Mursidi, saat di temui tim layanan Simpatik Guru.

Alhamdulillah,Ustadz Mursidi menjadi satu dari 331 guru di seluruh Indonesia yang  selama satu tahun ini rutin menerima santunan dari program layanan Simpatik Guru PPPA Daarul Qur’an. Hal ini untuk mengapresiasi serta memberi kesejahteraan atas jasa yang selama ini dilakukan.

Simpatik Guru adalah Program bantuan honor untuk guru, da’i, dan para pendakwah Al-Qur’an yang telah mengabdi dalam dunia pendidikan dan dakwah, selama minimal 3 tahun.

Bantuan Simpatik Guru diberikan untuk jangka waktu 3 tahun setelah assessment dengan evaluasi dan monitoring per 6 bulan. Besarnya bantuan atas dasar cakupan dakwah. Sedangkan, pendampingan diberikan per 6 bulan untuk peningkatan kapasitas penerima program Simpatik Guru.

Untuk Mendukung Program ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi form yang sudah tersedia dengan benar
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, Mandiri, BNI Syariah dan BNI Virtual Account) dan jika sudah login bisa menikmati fasilitas "Komitmen Sedekah"
5. Transfer sesuai dengan kode unik yang terdapat di invoice yang sudah dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran BNI Virtual Account diharapkan sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Dapatkan update laporan program via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda.
(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

Update 2, Sempat Disangka Sesat, Kini Zein Punya Ratusan Santri
 

Sudah hampir 15 tahun Zaenal Aripin (30) mengabdikan diri untuk Madrasah Diniyah (MD) At Taqwa di Jalan Siliwangi, Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat. Bukan tanpa rintangan Zein sapaan akrabnya mendirikan tempat belajar Qur’an di kampung halamannya itu.

Zein sudah menjadi guru ngaji sejak kelas II Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), ia merintis MD At Taqwa setelah ayahnya mewakafkan tanah untuk dibuat masjid/mushola. Kondisi madrasah yang lapuk di makan usia tak menyurutkan langkahnya menebar dakwah Islam.

Baleendah memang dikenal sering banjir, MD At Taqwa salah satu tempat ibadah yang selalu tenggelam akibat meluapnya Sungai Citarum. Alhasil plafon-plafon rusak dan tembok-tembok pun perlahan terkikis habis.

Meskipun begitu, Zein tetap istiqomah. Niatnya hanya satu, menebar manfaat untuk masyarakat Baleendah khususnya anak-anak generasi muda agar bertakwa kepada Allah dengan memahami dan menjadikan Al Qur’an sebagai pedoman hidup.

Zein juga sempat ditinggal oleh santri-santrinya lantaran pengajiannya sempat dibilang sesat oleh sejumlah oknum yang tak suka dengannya. Namun ia tak menyerah, pengajiannya tetap berjalan meski hanya tinggal satu santri.

Kini santri MD At Taqwa sudah lebih dari 100 anak. Madrasah yang sebelumnya lapuk dimakan usia dan terendam banjir kini sudah berdiri kokoh di perkampungan Baleendah setelah sejumlah donatur yang entah datang dari mana tiba-tiba menyokong dana untuk merenovasinya.

“Alhamdulillah, seiring berjalannya waktu warga di sini mempercayakan anak-anaknya untuk saya bimbing. Buat saya, ini adalah investasi akhirat,” ucap Zein.

Zein adalah salah satu dari ribuan guru Qur’an yang menginspirasi. Perjuangan dakwahnya patut diapresiasi sebab ia telah melahirkan begitu banyak generasi-generasi rabbani.

Berbagi Senyum Lebaran merupakan salah satu penghargaan dari PPPA Daarul Qur’an untuk Zein dan ribuan pejuang dakwah Qur’an di pelosok-pelosok negeri. Ayo berbagi kebahagiaan dengan para guru Qur’an melalui sedekahonline.com.

 

Update 1, Ramadan di Kampung Laut Sipelot
 

Usai masjid Kampung Laut Sipelot selesai dipugar, kini warga dapat “hadiah” mengejutkan dengan kehadiran Ustad Miftah, Dai PPPA Daarul Qur’an.

Dua bulan bertugas, Miftah mengambil hati anak Sipelot dengan banyak aktivitas luar ruang. Misalnya, melaut, mencari kerang, batu unim, dst. Tentu semua metode ujungnya untuk menarik anak menghafal Quran.


Sumber : Dokumentasi Dakwah ustadz miftah dikampung quran sipelot, kabupaten malang

Terletak di ujung Selatan Kabupaten Malang, Sipelot adalah teluk yang amat indah dipandang mata. Tak heran banyak orang kota yang berlibur ke teluk Sipelot meski harus menempuh perjalanan hingga empat jam.

Ramadhan kali ini, buka puasa bersama dihelat. Bersama warga dan para santri. "Semoga menambah istoqomah santri dalam menjalankan puasa," ujjar Miftah.

Sudah hampir dua tahun PPPA Daarul Qur’an mendawamkan Qur’an di Sipelot. Umat muslim di kampung yang masuk provinsi Jawa Timur ini minoritas sebab dari 6000 Kepala Keluarga (KK) hanya ada 63 KK yang beragama Islam.

PPPA hadir untuk memberikan kesempatan masyarakat muslim Sipelot belajar tentang ilmu-ilmu Islam. Melalui Kampung Qur’an, PPPA juga akan menanamkan nilai-nilai tahfizhul Qur’an kepada generasi muda Sipelot.

Masjid Subulus Salam adalah satu-satunya masjid yang kini tengah di renovasi. Masjid ini menjadi pusat dakwah Islam di Kampung Qur’an Sipelot.

 

Rp. 100.677

ANANG
17 July 18


Rp. 500.888

Manuhara
14 July 18

Ya Allah, berilah aku kekuatan untuk SABAR dan memperbaiki SHOLAT ku dalam menghadapi segala ujian dan cobaan di Dunia ini.


Rp. 500.783

Hamba Allah
13 July 18

khusnul khotimah


Rp. 200.896

Hamba Allah
13 July 18

Semoga Allah membalas segala kebaikan para guru Qur'an, memberikan keberkahan untuk keluarganya. Semoga kami dianugerahi anak keturunan yang soleh solehah, penghafal Qur'an, penyejuk hati orangtuanya dan bermanfaat bagi agama, negara dan banyak orang. Aamiin Allahumma Aamiin


Rp. 50.836

Ummu Hani
12 July 18


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE