1000 Rumah Qur’an untuk Lombok

Oleh: Daarul Qur'an ( Admin Daarul Qur'an)

Ribuan rumah telah hancur, anak-anak hingga lansia mengungsi di tenda seadanya. Banyak doa ribuan korban untuk tinggal di hunian yang layak

OPEN GOAL
Rp. 171.929.044
810
SHARE

 

Lombok, tercatat guncangan besar kedua yakni 7 Skala Richter (SR) membawa dampak kerusakan lebih parah pada awal Agustus 2018 lalu. Ribuan rumah dan fasilitas umum hancur, ratusan nyawa tertimbun. Lombok tetiba menjadi gelaran tenda dan terpal terluas sepanjang sejarah Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dingin malam di tenda pengungsian sekian ribu jiwa di Lombok Utara dan fasilitas medis apa adanya mendera. Ribuan rumah telah hancur, ribuan warga dari anak-anak hingga kakek nenek mengungsi di tenda seadanya. Banyak doa ribuan korban untuk tinggal di hunian yang layak. Abdul Aziz misalnya, bocah yatim berusia delapan tahun, memandangi puing rumah kebahagiaan bersama ibu dan adiknya. Narasi yang sama juga dirasakan ribuan jiwa lainnya yang selamat dari guncangan 7 SR malam itu.


Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Qur'an kondisi rumah di lombok

Menuju Program Kampung Qur’an, PPPA Daarul Qur’an menginisiasi bersama kita semua untuk membangun 1000 unit Rumah Qur’an untuk korban gempa Lombok. Tahap pertama 200 unit Rumah Qur’an akan dibangun di Dusun Melempu, Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, NTB. Dengan memanfaatkan kembali puing yang layak, setiap Rumah Qur’an dapat dibangun dengan biaya 17,5 juta rupiah.

Program Kampung Qur’an Lombok Timur adalah program lanjutan setelah masa emergency berakhir. Hunian darurat, masjid darurat, dan aktivitas Tahfizhul Qur’an, serta pendampingan dari PPPA Daarul Qur’an adalah pintu masuk dari skema besar program Pengembangan Masyarakat sekaligus Pemberdayaan. Melalui pembangunan 200 unit Rumah Qur’an menjadi langkah awal melahirkan para penghafal Al Qur’an pada lokasi pasca bencana.

Yuk, bangun kembali Lombok. 1000 Rumah Qur’an akan menjadi monumen spirit dan ingatan tentang kuasa Allah SWT, warga Lombok dan kita semua pada masa Recovery Bencana hingga nanti di kemudian hari lewat sedekahonline.com.

Untuk Mendukung Program ini Caranya :
1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG"
2. Pilih "NOMINAL" dengan klik "Panah Bawah" dan Sertakan Doa.
3. Isi form yang sudah tersedia dengan benar
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, Mandiri, BNI Syariah dan BNI Virtual Account) dan jika sudah login bisa menikmati fasilitas "Komitmen Sedekah"
5. Transfer sesuai dengan kode unik yang terdapat di invoice yang sudah dikirim melalui email atau sms.

6. Jika menggunakan metode pembayaran BNI Virtual Account diharapkan sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
7. Dapatkan update laporan program via email dan pastikan email Daarul Qur'an berada di kotak masuk/primary Anda.
(**Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan")

Update 3, Rumah Qur'an untuk Korban Gempa Lombok Mulai Berdiri


Sumber : Dokumentasi saat prosesi pembangunan rumah korban gempa lombok

Sejak gempa mengguncang Lombok pada 30 Juli lalu tim Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur'an memberikan bantuan emergency seperti mendirikan dapur umum dan posko kesehatan secara intensif. Kini telah memasuki masa transisi kebencanaan PPPA Daarul Qur’an mulai pada tahap recovery untuk masyarakat Lombok tepatnya di Dusun Melempu, Desa Obel-Obel, Kecamatan Sambelia, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Dalam tahap recovery, PPPA Daarul Qur’an berupaya memberikan pendampingan guna membangkitkan kembali semangat hidup masyarakat Melempu. Saat ini bersama warga, PPPA membangun 200 rumah Qur’an. Program yang didasari niat untuk memantik semangat masyarakat Lombok bangkit ini, berfokus pada pembangunan rumah-rumah layak huni.

Tinggal di tenda yang hanya beralas tanah dan beratap terpal membuat mereka mudah terserang penyakit. Mereka juga harus merasakan dinginnya angin malam dan panasnya terik matahari. Apa lagi musim penghujan sudah mulai datang.

Warga sangat bersyukur saat PPPA Daarul Qur’an menggagas program 1000 Rumah Qur’an untuk Lombok. Masyarakat begitu antusias bukan hanya para bapak tapi juga ibu-ibu ikut mendirikan rumah mereka kembali dari puing-puing bangunan yang hancur pascagempa.

General Manager Pendayagunaan PPPA Daarul Qur’an Jahidin mengatakan, Rumah Qur’an diharapkan menjadi solusi warga untuk menata hidup lebih baik. Konsepnya dibangun secara gotong royong guna terciptanya nilai-nilai kebersamaan dan warga merasa memiliki rumah-rumah yang telah mereka bangun bersama.

“Jadi reruntuhan bangunan yang masih bisa digunakan kita pakai kembali. Karena bangunan-bangunan itu punya history, kenangan tersendiri bagi warga. Nah kekurangan bangunannya nanti kita bantu beli yang baru, bahan-bahan yang insyaAllah tahan gempa pastinya,” ujarnya.

Rumah Qur’an mulai dibangun pada pertengahan Agustus lalu. Berkat semangat warga, kini pondasi-pondasi rumah sudah mulai berdiri. Program ini menstimulus warga bangkit kembali. Mimpi mereka sederhana, agar anak istri kembali tidur di rumah. Bukan di tenda beralas tanah.

“Jadi konsepnya dibangun serentak. Saat ini kita bangun pondasi dulu 200 rumah, Alhamdulilah sudah jadi. Kita lanjutkan bangun tiang-tiangnya. Jadi setelah semuanya rampung, warga nempatinnya sama-sama,” ujar Pegiat Kemanusiaan Sunaryo Adhiatmoko yang saat ini tengah mendampingi warga membangun kembali rumah-rumah mereka.

PPPA Daarul Qur’an menargetkan 1000 rumah Qur’an dibangun di Lombok. Bagi seluruh masyarakat yang ingin mendukung dan terlibat dalam pembangunan rumah Qur’an, langsung saja klik sedekahonline.com.
 

Update 2, Wanita-wanita Perkasa di Melempu


Sumber : Dokumentasi saat prosesi pembangunan rumah korban gempa lombok

Di antara lelaki yang berjibaku mengaduk semen dan mengangkut pasir, ada wanita-wanita perkasa ikut andil mengerjakan rumah. Sebagian memilah batu bata, menyingkirkan puing-puing dan yang lain membantu membuat pondasi.

Dari 10 orang anggota kelompok pembangunan rumah Qur'an di Melempu, di kelompok II ada sosok lain yang mengacau perasaan.

Nursanim (50), perempuan kurus yang bergerak lincah. Menggali pondasi, mengangkat puing dan melayani adukan pasir semen pada tukang. Meski raut wajahnya tampak lelah, ia enggan berhenti bergerak.

Hari ini pun rekor. Pemasangan pondasi rumah paling cepat setengah hari dipecahkan kelompok Nursanim. Ia punya peran membangkitkan semangat para anggota laki-laki.

“Suaminya sakit sejak gempa memghancurkan rumahnya,” terang Imam ketua kelompok dua.

Nursanim yang biasa dipanggil Ina Sudir, menggantikan suaminya yang sakit. Rumahnya, seperti warga lainnya luluh lantak. Tinggal jejak pondasi yang tersisa.

Sosok ibu tangguh yang harus bangkit dari bekab ketakutan, kecemasan dan kehilangan harta benda yang susah payah dikumpulkan bertahun-tahun. Ia tidak meratap larut, tapi tampil menjadi kepala keluarga.

Ina sudir seperti keluarga lainnya, akan membawa keluarganya kembali berkumpul di rumah. Hidup harus berlanjut. Apapun yang terjadi.

Alhamdulillah, saat ini PPPA Daarul Qur'an bersama warga Dusun Melempu, Obel-Obel, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) masih terus bergotong-royong membangun rumah Qur’an. Mereka tak sabar untuk tinggal di istana-istana baru yang dibangun dari puing-puing reruntuhan.

Klik sedekahonline.com untuk mendukung dan terlibat dalam pembangunan Rumah Qur’an.

 

Update 1, Bangkit dari Gempa


Sumber : Dokumentasi PPPA Daarul Qur'an bersama warga bergotong royong memilah bakan bangunan yang bisa di gunakan kembali

Warga bergegas memilah kayu mana yang bisa dipakai. Juga, mencari dimana batu bata yang dapat digunakan.

Program Rumah Qur’an menstimulus warga bangkit kembali. Menyiapkan rumah layak huni dari sisa puing-puing bangunan. Mimpi mereka sederhana, agar anak istri kembali tidur di rumah. Bukan di tenda beralas tanah.

"Musim hujan bulan depan sudah tiba, apa jadinya kalau masih tidur di tenda," ujar Fadli, Warga Melempo.

Bersama PPPA Daarul Qur’an, masyarakat Melempo, Obel-Obel, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB) bergotong royong menata lagi hidup mereka. Kembali ke rumah adalah kunci memulai aktivitas ekonomi, pendidikan dan keseharian lainnya.

"Kita mulai dulu bangun 57 Rumah Qur’an di Dusun Melempo ini, selanjutnya di titik lain," tutur Didi Kurniawan, Komandan Siaga Bencana (SIGAB) PPPA Daarul Qur’an.

Ayo ikut terlibat membangun Rumah Qur’an untuk Lombok melalui sedekahonline.com.

 

1.000.000

Habib Putra
23 August 18


200.000

Virgi caksono
23 September 18


500.000

Hamba Allah
22 September 18

ya alloh berikan hamba ini kesehatan keselamatan dunia dan akhirat. Lindungi bahagiakan kwluaganya. Lancarkan rezekinya. Lancarkan usaha, serta bisnis nya.


20.000

Hamba Allah
22 September 18

Ssmoga aku slalu menjadi manusia yang bertaubat dekat dengan Allah. Aamiin


200.000

rio utomo
22 September 18

Bismillahi Rahmanir Rahim


TAMPILKAN DONATUR LAINNYA

SHARE