SUMEDANG MEMANGGIL! Bantu Masyarakat Penyintas Longsor Sumedang
PPPABandung Identitas terverifikasi
Rp 2,970,000 terkumpul dari Rp 100,000,000
jumlah donatur 22 donatur
sisa waktu 20 hari lagi
Bantu share campaign ini :
Informasi Campaign

Fenomena La Nina yang terjadi di sebagian besar wilayah indonesia mengakibatkan curah hujan yang tinggi serta mengakibatkan bencana longsor yang terjadi di desa Cihanjuang Kecamatan Cimanggung Kabupaten Sumedang.


Peristiwa itu terjadi pada hari Sabtu (9/1) pada sore hari. Sejauh ini kurang lebih sudah terjadi dua kali longsor susulan di daerah Cihanjuang, Sumedang.


Tim PPPA Daarul Qur'an Bandung melakukan survey lokasi bencana longsor pada Senin (11/1). Data terbaru yang diperoleh dari Kepala Posko Bencana, ibu Imas Rosida, kurang lebih 40 rumah tertimbun longsor. Korban meninggal terkonfirmasi 15 orang dan 28 orang masih dalam pencarian.  Saat ini diperkirakan ada 250 pengungsi yang terbagi dalam tiga titik pengungsian.


Video Keadaan Cimanggung




Masyarakat yang terdampak dari bencana tersebut saat ini sangat membutuhkan beberapa keperluan diantaranya obat-obatan, keperluan bayi, pakaian yang layak pakai, makanan pokok dan siap saji serta sanitasi.


Yuk sahabat bantu saudara-saudara kita untuk melewati ujian ini dan meringankan beban mereka dengan memberikan sedekah serta donasi terbaik. Semoga masyarakat yang terdampak dan keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan dan kesabaran. Aamiin aallahumma aamiin



Penyaluran Bantuan Longsor Cimanggung

 

PPPA Daarul Qur'an Bandung mulai menyalurkan bantuan untuk korban longsor Cimanggung, Kabupaten Sumedang, Jum'at (15/1). Bantuan yang sudah mulai disalurkan diantaranya adalah bahan makanan, peralatan bayi, alat mandi dan makanan siap saji.


Bantuan paket sembako dan makanan saji disalurkan melalui posko dan lokasi pengungsian warga. Tim Program Daqu Bandung, Ilham Nugraha (26) mengatakan ada tiga titik pengungsian di lokasi longsor.

"Ada tiga titik pengungsian, diantaranya sekolah dan puskesmas sekitar pemukiman yang berjarak sekitar 200 hingga 500 meter dari lokasi bencana. Satu titik diperkirakan diisi oleh 250 pengungsi," tuturnya.


Lokasi terparah dari bencana longsor tersebut adalah wilayah RW 10, Kampung Bojongkondang. Hampir seluruh rumah yang berada di RW tersebut tertimbun oleh tanah longsor. Cuaca yang tak menentu menjadi alasan sulitnya proses evakuasi dilakukan. Namun berkat kerja keras para tim penyelamat Senin (18/1) malam seluruh korban hilang yang berjumlah 40 orang sudah ditemukan.

Relawan Posko Bencana, Imas Rosida (48) mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh donatur dan semua yang terlibat.

"Alhamdulillah kemarin ibu sudah menyalurkan amanah dari donatur dan Daqu Bandung. Selain ke korban longsor, ibu bantu salurkan juga ke RW yang terkena banjir. Jazakumullah khairan untuk semuanya, Daarul Qur'an. Semoga Allah memberkahi, Allah membalas semua kebaikan donatur," pungkasnya.