Patungan Wujudkan Tempat Ibadah Impian untuk warga Dusun Ngrampakan
DaquSemarang Identitas terverifikasi
Rp 3,210,000 terkumpul dari Rp 68,750,000
jumlah donatur 50 donatur
sisa waktu 64 hari lagi
Bantu share campaign ini :
Informasi Campaign

“Barangsiapa membangun masjid karena Allah, meski seukuran lubang tempat burung qatha bertelur, maka Allah membangun untuknya rumah di surga.” (HR. Ahmad dan Ibnu Abi Syaibah)


Mushola Al Ma’un merupakan sebuah mushola kecil yang terletak didusun paling selatan di Kabupaten Grobogan, yakni dusun Ngrampakan, Selo, Tawangharjo, Grobogan. Sebuah tempat ibadah yang berdiri diatas tanah wakaf dari seorang dermawan ini diberikan sebagai tempat beribadah sehari-hari bagi warga Ngrampakan. Mushola ini merupakan satu-satunya tempat ibadah yang ada di lingkungan RT dengan jumlah penduduk kurang lebih 50 KK, sehingga tak heran jika waktu sholat tiba, banyak jamaah berbondong-bondong datang untuk beribadah di tempat yang sederhana ini.

Sudah 13 tahun Mushola Al Ma’un berdiri. Tempat ibadah ini tak begitu luas, hanya berukuran sekitar 6x6 m saja. Setiap harinya tempat inilah yang menjadi labuhan bagi para warga Ngrampakan untuk beribadah kepada Sang Pencipta. Tak hanya itu, tempat ini juga dijadikan sebagai tempat menimba ilmu oleh para adik-adik TPQ disetiap sore harinya bahkan tak jarang pula digunakan oleh warga sekitar sebagai tempat untuk melakukan berbagai kegiatan majlis taklim dan yang lainnya. Belasan tahun tak pernah ada perbaikan membuat kondisi mushola ini amat memprihatinkan. Atap-atap yang bocor hingga dinding yang retak nampak terlihat jelas disetiap sudut ruangan tempat ibadah ini. Rasa cemas dan khawatir seringkali timbul dibenak para jamaah tatkala mereka sedang menunaikan ibadah ditempat ini, pasalnya saat hujan deras tiba disertai dengan angin kencang sangat memungkinkan sekali dapat merobohkan bangunan yang sudah tua ini. “Ya beginilah mas kondisi mushola kami, kecil memang tapi kalau wayahe sholat pasti penuh apalagi kalau bulan Ramadhan wah sudah jelas sampe gelar-gelar terpal diluar sana mas. Bismillah kita lagi ikhtiar bareng warga sedikit demi sedikit buat renovasi mushola ini, lah wong dindingnya udah pada retak mbahayani jamaah juga kalo tiba-tiba roboh pas kita lagi sholat”,  tutur Pak Muh. Rodi takmir Mushola Al-Ma’un.

 


Para warga pun telah berupaya patungan sedikit demi sedikit untuk merenovasi istana ibadah mereka melalui uang sumbangan maupun uang jimpitan yang rutin diadakan setiap harinya. Namun karena biaya renovasi yang begitu besar, maka perbaikan di mushola ini pun dilakukan secara bertahap hingga menunggu adanya kecukupan dana. Padahal kewajiban ibadah 5 waktu tidak bisa ditunda-tunda. Sehingga perlu adanya gerakan bersama untuk membantu merampungkan perbaikan Mushola Al Ma’un di dusun Ngrampakan ini. 



Belum Ada Update