Bingkisan Untuk Yatim Santri di Lereng Merapi

  • TerkumpulRp 17.020.018
Batas WaktuOpen Donation
Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser

Program Oleh
Sedekah Online
Terverifikasi

Sore itu, di penghujung Jumat (30/8), tepatnya setelah sholat ashar berjamaah di Masjid Rumah Tahfidz Al Barokah Merapi. Bocah laki-laki termenung menyendiri di sela-sela tangga masjid.

Kami pun bertanya, “Ada apa?, kok ndak ikut bermain voli bareng temen-temen?” Ia menggelengkan kepala, sambil menunduk dan berkata lirih, “Kangen bapak”. Ialah Ahmad Maulana Afrianto (14), biasa dipanggil Afri, yang sudah tiga tahun belakangan ini menghafal Al-Qur’an di Rumah Tahfidz Al Barokah Merapi. Afri sudah hafal 3,5 juz sembari berlajar di Mts Al Barokah.

“Terakhir ketemu Bapak di sini, saya diantar sama Bapak untuk nyantri di sini. Kata Bapak, le, bapak njaluk tulung, bapak simbokmu, kakangmu ora biso ngapal Qur’an, koe sing rajin yoo,”  terang Arfi dengan bibir yang gemetar dan meneteskan air mata. 

Terlahir di tengah kampung muslim minoritas di lereng Gunung Merapi sama sekali tidak meluruhkan imannya. Dari 180 KK, Afri hanya memiliki 30 KK saudara seiman. Berbagai macam godaan iman menjadi hal biasa yang ditemui Afri dan keluarganya.

Termasuk saudara sepupunya yang memiliki nasib serupa dan saat ini tengah tinggal di Rumah Tahfidz Al Barokah Merapi. Namanya Valentina Putriyati (11), gadis yang baru tiga tahun lalu menjadi mualaf bersama ibundanya. Bapaknya sudah meninggal sejak Valen dalam kandungan.

Sejak menjadi muslim, Valen dipertemukan dengan Bu Nur, Pendiri dan Pengelola Rumah Tahfidz Al Barokah Merapi. Sosok yang dikenal banyak merawat anak-anak lereng Gunung Merapi.

“Pengen tinggal disini sambil ngafal Al-Qur’an di Al Barokah, di rumah susah Mbak, ndak ada sekolah negeri atau sekolah Islam, jadi sering dibilang punya dua agama sama temen-temen,” jawab Valen dengan terbata-bata.

Anak buruh tani ini bercita-cita menjadi dokter yang hafidzah. Ia tengah memulai hafalannya dan mendapat hafalan 1 juz, setelah dua tahun mempelajari Islam. Jika sudah hafal Al-Qur’an 30 juz nanti, Valen ingin pulang ke kampung halamannya, mengajarkan ilmunya untuk saudara-saudaranya yang jauh dari pendidikan agama. Insyaallah.

Ada sekitar 80 santri yang bernasip serupa seperti Afri dan Valen di Rumah Tahfidz Al-Barokah Merapi. Pun diluar sana, masih banyak anak-anak yatim seperti mereka yang sama-sama tengah menghafal Al Qur’an.

SObat Daarul Qur’an, mari manfaatkan kedatangan bulan Muharram tahun 1441 H ini untuk berbagi kebahagiaan untuk santri-santri yatim penghafal Al-Qur’an seperti Afri dan Valen melalui program “Bingkisan untuk Yatim” dengan mempersembahkan paket belajar untuk mereka senilai Rp.250.000/paket. 

Semoga dukungan SObat tercatat sebagai amalan yang akan dilipatgandakan oleh Allah, karena merupakan salah satu amalan yang disenangi Rasulullah. 

Untuk Mendukung Program Ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG".
2. Masukkan "NOMINAL" yang anda inginkan dan "Sertakan Doa terbaik Anda".
3. Pastikan Anda sudah mengisi “FORM DATA” yang tersedia dengan benar.
4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, BNI Syariah, Virtual Account dan Paytren) dan jika sudah login bisa medapatkan "kemudahan dalam bertransaksi"
5. Lakukan “transfer sesuai dengan Informasi di invoice” yang dikirim melalui email atau sms sistem.

Note :
*Jika menggunakan metode pembayaran Virtual Account diharapkan melalukan pembayaran sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.
** Pastikan email Daarul Qur'an dan Sedekah Online berada di "kotak masuk/primary Anda" untuk mendapatkan update laporan program melalui email.
***Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan" atau email ke [email protected]

Beritahu Program ini kepada Teman Lewat :

PPPA Daarul Qur'an Bogor menyerahkan bingkisan untuk yatim kepada santri-santri penghafal Qur'an dari Rumah Tahfizh Daarul Qur'an Kadudampit dan Ibadiyas Sholihun, Bogor. Penyerahan bantuan ini bertepatan dengan panen raya cabai merah keriting di kawasan pertanian Daqu Agrotechno, Kadudampit, Sukabumi, Kamis (12/9) siang.

Penyerahan bingkisan diberikan langsung oleh para donatur atau wali asuh santri yang kala itu hadir untuk berpartisipasi dalam acara panen raya. Selain uang, mereka memberikan makanan, tas dan peralatan sekolah lainnya.

Diki Alaudin, Kepala Cabang PPPA Daarul Qur'an Bogor berkata, "Kami mengundang para donatur dari Bogor dan Jakarta untuk hadir di acara panen raya cabai. Di acara ini ada penyerahan bingkisan untuk yatim kepada santri dari dua Rumah Tahfizh di Bogor, yaitu Rumah Tahfizh Daarul Qur'an Kadudampit dan Ibadiyas Sholihun."

Diki menjelaskan, terdapat sebanyak 12 santri yang mendapatkan bingkisan untuk yatim dan 15 lainnya mendapatkan bantuan dari para donatur sebab prestasi hafalan mereka di Rumah Tahfizh. Kegembiraan mereka terpancar saat menerima bingkisan. Selepas acara, tas baru yang mereka terima langsung diisi dengan berbagai bingkisan. Mereka pulang ke rumah dengan melewati pematang sawah sembari mengenakan tas tersebut.

Muhammad Hadi, salah seorang santri dari Rumah Tahfizh Daarul Qur'an Kadudampit berkata, "alhamdulillah, sangat bahagia sekali, bahagia. Jarang-jarang saya mendapat bingkisan dari donatur. Isinya banyak sekali, ada makanan dan tas juga."

Tas bertuliskan 'menuju 30 juz' itu akan Hadi gunakan untuk membawa kitab-kitab, baju dan keperluan lainnya. Sedangkan makanan yang didapatnya akan dibagi kepada teman-temannya di kobong atau kamar santri Rumah Tahfizh.

Hadi menjadi santri yatim sejak usia 10 tahun karena ayahnya meninggal kala dirinya duduk di bangku kelas tiga SD. Ayahnya yang bekerja sebagai supir angkot meninggal dunia akibat penyakit struk yang sudah lama menyerangnya. Hadi yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz bercita-cita untuk menimba ilmu di Hadramaut, Yaman, serta menjadi da'i yang meneruskan perjuangan ulama-ulama di tanah air. Insyaallah.

Hadi adalah salah satu penerima manfaat program Bingkisan Untuk Yatim (BUY) tahun 2019 ini. Selain Hadi, masih ada sekitar 1.000 santri yatim yang tersebar di Rumah Tahfidz Daarul Qur’an. 

Kepada seluruh donatur SedekahOnline.com, mari terus sumbangkan dukungan para untuk para anak-anak yatim yang tengah menghafalkan Al-Qur’an. Semoga mereka istiqomah untuk menjaga dan mengamalkan hafalan Qur’an mereka. Aamiin.