Bantu Wujudkan Rumah Layak untuk Mansyurudin, Santri Tunanetra Nurul Qolbi

  • TerkumpulRp 22.068.070
Target TerkumpulRp 50.000.000
Batas Waktu10 Hari Lagi
Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser

Program Oleh
SObat Bogor
Terverifikasi

Bantu Wujudkan Rumah Layak untuk Mansyurudin, Santri Tunanetra Nurul Qolbi

Namanya adalah Mansyurudin, seorang santri tunanetra di Rumah Tahfidz Nurul Qolbi, Tajur, Bogor. Sehari-hari ia bekerja sebagai tukang pijit keliling untuk menghidupi keluarganya. Ia tinggal bersama kakak perempuan yang bekerja sebagai pembantu rumah tangga dan bapaknya yang sudah lama sakit pernafasan, kondisinya pun lemah dan tidak bisa bekerja lagi. Sedangkan Ibunya sudah meniggal saat ia masih kecil.

Lelaki berusia 25 tahun tersebut tinggal di Gg. Tangkil, Rt 02/05, Kelurahan Sukaluyu, Kecamatan Tamansari, Bogor. Rumah berukuran kecil dengan kondisi yang sangat memprihatinkan, terlihat dari dinding-dinding bedeng yang nyaris roboh dan atap yang bocor. Dinding tersebut terbuat dari anyaman bambu yang sudah usang. Lantainya pun masih beralaskan tanah.

Ketika musim hujan tiba, Mansyurudin selalu was-was dan sering tidak tidur karena mencemaskan rumahnya yang bisa saja roboh setiap saat. "Kalau hujan turun saya gak bisa tidur, gimana bisa tidur nyenyak, sedangkan atap bocor di mana-mana, dinding rumah saya sudah hampir roboh. Saya pasrah aja, sambil baca sholawat, kadang baca sebisanya, berharap sama Allah semoga tidak terjadi apa-apa dengan saya, keluarga dan rumah saya," tuturnya.

Namun demikian, Mansyurudin tetap bersyukur karena Allah masih memberikannya kesempatan untuk menjadi tukang pijit. Harapannya, dari penghasilan menjadi tukang pijit itu dapat untuk memperbaiki rumahnya. Meskipun ia tahu, hasil dari memijit tidak seberapa. Terlebih di era digital seperti sekarang ini banyak langganannya yang beralih ke jasa pijit via online.

“Saya kepengen banget benerin rumah, tapi uang buat benerin belum ada, kerjaan saya tukang pijit, kakak saya juga sebagai pembantu, yang penting bisa buat makan sehari aja udah alhamdulillah. Sekarang orderan sepi semenjak ada jasa online, dulu mah ada aja setiap hari," ujarnya.

Uang hasil memijit ia gunakan untuk makan sehari-hari dan jika ada lebih dipakai untuk ongkos ngaji ke Rumah Tahfidz Nurul Qolbi. SObat, maukah kita bersama-sama membantu Mansyurudin untuk memperbaikir rumahnya yang hampir roboh? Yuk, bantu bareng sedekahonline.com

Beritahu Program ini kepada Teman Lewat :
Disclaimer : Kami SedekahOnline.com tidak mewakili dan bertanggung jawab atas informasi program ini. Segala bentuk informasi yang ada di program ini sepenuhnya milik Penggalang Dana.
Program ini mencurigakan? Laporkan