Bantu Pak Sukamto dan Masyarakat Kecil Terdampak Covid-19

  • TerkumpulRp 2.686.304
Target TerkumpulRp 20.800.000
Batas Waktu4 Hari Lagi
Bantu campaign ini dengan menjadi Fundraiser

Program Oleh
SObat Semarang
Terverifikasi

Bantu Pak Sukamto dan Masyarakat Kecil Terdampak Covid-19

Sobatfillah, kenalkan namanya Sukamto. Beliau adalah satu dari banyaknya relawan yang tergabung dalam Aksi Sigab Covid-19 bersama dengan Tim Kasih Daqu Semarang. Usia beliau sudah tak muda lagi, yakni memsuki usia 56 tahun. Saat ini ia tinggal bersama sang istri digubuk sederana yang terletak di dusun Siwalan, Gayamsari, Semarang.

Diusianya yang sudah lebih dari setengah abad ini, Pak Sukamto masih gigih untuk bekerja walau seadanya yang ia mampu. Sehari-harinya beliau bekerja membuat sudi dari kertas yang biasa digunakan sebagai alas makan pada hidangan-hidangan di hajatan. Penghasilannya per hari tidak lebih dari 25.000 dan hanya cukup untuk makan sehari saja bersama sang istri. Biasanya dibulan Rajab – Sya’ban ini menjadi salah satu ladang rezeki lebih bagi Pak Sukamto dan keluarga, pasalnya dibulan-bulan ini banyak orang mengadakan hajatan. Namun, berbeda dengan tahun ini. Adanya wabah Covid-19 membuat banyak kalangan membatalkan rencana hajatannya, yang mengakibatkan tutupnya pabrik dimana Pak Sukamto bekerja.

Akibat dari hal ini Pak Sukamto tak bisa lagi bekerja, padahal pekerjaan ini adalah satu-satunya ladang pemasukan Pak Kamto untuk bisa membeli sesuap nasi untuk dirinya dan sang istri. Karena tidak ada pekerjaan yang bisa ia lakukan, akhirnya beliau mengisi waktu luangnya dengan bergabung menjadi relawan Tim SIGAB dalam Aksi Penyemprotan Disinfektan untuk mencegah penyebaran virus yang sedang merebak ini.

“Aku iki radue opo-opo mbak, mung iseh duwe tenaga sing bisa tak sedekahke. Penginku mung piye carane uripku nang dunya iki bisa aweh manfaat marang liyo, tutur Pak Sukamto disela-sela istirahat seusai aksi penyemprotan disinfektan. 

Baginya semakin tua adalah semakin banyak berbuat kebaikan, beramal, serta bermanfaat untuk banyak umat. Allahu Akbar.

Pak Sukamto hanyalah satu dari potret masyarakat kecil yang terdampak akibat merebaknya virus Covid-19. Di luar sana juga masih ada sosok seperti Pak Karsidi (57) yang tetap berjualan koran meski dengan bantuan kaki palsunya. Ada juga, Bu Anna yang tetap berdagang dengan membawa bayinya yang masih berusia 18 hari. Selain itu, banyak lainnya juga tidak punya pilihan tetap keluar rumah mencari nafkah, demi bisa membeli sesuap nasi untuk menyambung hidup di hari berikutnya.

Dengan ini kami mengajak seluruh #OrangBaik yang masih diberi kelebihan dibanding saudara kita yang berjuang di jalan raya. Untuk bersama-sama meringankan beban mereka yang sangat membutuhkan dukungan dan kepedulian dari kita semua. Semoga dengan apa yang mampu kita beri untuk mereka dapat menjadi ladang kebaikan, keberkahan serta mampu menolak bala, termasuk Virus Corona. Aamiin.

Untuk Mendukung Program Ini Caranya :

1. Klik tombol "SEDEKAH SEKARANG".

2. Masukkan "NOMINAL" yang anda inginkan dan "Sertakan Doa terbaik Anda".

3. Pastikan Anda sudah mengisi “FORM DATA” yang tersedia dengan benar.

4. Pilih metode pembayaran (Transfer Bank BCA, BRI, BNI Syariah, Virtual Account dan Paytren) dan jika sudah login bisa medapatkan "kemudahan dalam bertransaksi"

5. Lakukan “transfer sesuai dengan Informasi di invoice” yang dikirim melalui email atau sms sistem.

Note :

*Jika menggunakan metode pembayaran Virtual Account diharapkan melalukan pembayaran sesuai dengan total biaya yang sudah ditambahkan dengan biaya admin bank.

** Pastikan email Daarul Qur'an dan Sedekah Online berada di "kotak masuk/primary Anda" untuk mendapatkan update laporan program melalui email.

***Jika Anda mengalami kesulitan bisa mengirimkan pesan chat kepada kami dengan klik "Tombol Bantuan" atau email ke [email protected]

Beritahu Program ini kepada Teman Lewat :
Disclaimer : Kami SedekahOnline.com tidak mewakili dan bertanggung jawab atas informasi program ini. Segala bentuk informasi yang ada di program ini sepenuhnya milik Penggalang Dana.
Program ini mencurigakan? Laporkan